Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

40. MENGAPA TUHAN? (4)

Andai tiada soal... semua serba bergelimang harta usia kita mungkin se-nyamuk singkat TUHAN mencipta manusia... dengan pola yang antik dan rumit di kesunyian kita ada beberapa harapan Wahai para hamba... ridholah engkau yang sesuatu bagimu maka TUHAN-mu pun akan meridhoi-mu Orang-orang yang shaleh... mau atau tidak tetap akan di ikuti cobaan akan menular ke orang shaleh berikut-nya Apa yang engkau cari... kehidupan yang melarat adalah cobaan kehidupan bergelimang harta cobaan juga? Tetumbuhan dan binatang... mereka juga mendapat cobaan-cobaan tetapi manusia bisa saling menyembuhkan Wahai para hamba... bila engkau benci atas sesuatu bagimu yang demikian TUHAN tentu tidak menyukai Cobaan itu untuk sesuatu... agar engkau melewati beberapa kejadian buah-buahan dan hewan berharap kepadamu Sungguh TUHAN-mu menyayangi... maka DIA turunkan cobaan-cobaan bagimu janji TUHAN bahagia di surga kekal dan abadi Menabur angin dimasa muda... bisa jadi  kita menu...

39. PELAMINAN BIRU

Istrimu.. cintamu satu dia benarkah katamu itu? Orang bilang... wanita itu duduk wanita itu dandan dan wanita itu duit Istrimu... untuk anak-anakmu untuk rumahmu dan menjaga isinya dan berdoa untukmu Kata teman... wanita adalah dapur wanita adalah sumur dan wanita adalah kasur Para suami... sayangi istrimu ibu anak-anakmu dan ibunya manusia Ingat... tatkala kecil manusia menyusu dirawat dan dipelihara di setiap waktu oleh wanita Seorang istri... berperan di segala sisi dan seorang suami tidak terbebani  oleh kehamilan dan sakitnya melahirkan Wahai suami... uangmu adalah istrimu dan istrimu adalah uangmu maka rumahmu surgamu Istrimu... belahan jiwamu laksana air kehidupan dan suami laksana api-nya tumbuh dan berkembang hingga datang waktu untuk berpisah begitulah cinta. oleh: Amirullah, Lainungan,                Sidenreng Rappang,                 ...

38. SABDA CINTA (2)

Kapan... sebelum puasa atau saat puasa? Intinya... hadirnya hati jiwa yang lapang Tradisi... tidak masalah ayo ziarah kubur Ke kubur... mengingatkan kita tentang apa itu mati ? Ke kubur... menegaskan kita tentang apa itu cinta ? Cinta... kau punya cinta nah, buktinya mana ? Sudahlah... bukan soal debat atau bid'ah-bid'ahan Maut... rahasia TUHAN dia bisa datang tak seorang-pun tahu Momen... yang terakhir dulu berkumpul disini dengan do'a-do'a yang terbaik Tahunan... mulia-nya ramadhan Idul Fitri ber-SALAM-an. oleh: Amirullah,           Lainungan,           Sidenreng Rappang,           Sulawesi Selatan,           INDONESIA.

37. AKU MAU CANTIK

Ada apa denganku... dan mengapa aku begini-begitu cintaku yang dalam angan-angan? Namaku Manakulaku... hingga kini belum juga laku apakah engkau dan aku mau laku? Jangan berhenti... bergegaslah ke masa depan karena air yang ber-henti akan menjadi kotor Aku mau cantik... seperti mereka yang elok jelita tapi sampai kapan aku harus menunggu? Dandani yang manis... hal apa yang amat engkau senangi semoga jadi titian memeluk bintang Pantang mundur... gantungkan cita cita di langit biru keringat cucur takkan khianati hasil Nasib akan berubah... dengan perjuangan dan doa yang merindu dan yang di rindu bersama in syaa ALLAH semoga DIA meridhai kita semua, aamiin. oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, INDONESIA.

36. ENTREPRENEUR LANGITAN (3)

Sebuah sukses... bukan hal siapa yang tercepat dan siapa yang paling terbelakang tetapi yang paling di ridhai oleh-NYA Raja di Singgasana... bukan karena dia paling pintar bukan pula karena yang paling kuat namun karena atas izin TUHAN semata Wahai aku... yang di dalam diri aku dan engkau yang di dalam dirimu maka tanggalkanlah segala macam ke-akuan-mu Manis di awal... sebagian pula yang manis di akhir suatu potret kehidupan di depan mata Yang instan... bisa jadi ya atau hanya gombal-gambul akalan yang kuat menerkam yang lemah Sesuatu pasti... engkau hanya berserah diri kepada-NYA dan semestinya melewati beberapa proses Tentu berbeda... tidak keluar dari skenario masing-masing selesaikanlah dengan bertahap dan baik pula Perihal masalah... maka setiap insan tak akan luput tetapi yakinlah TUHAN akan menguatkanmu dan pastikan kita tak jauh-jauh amat dari-NYA. oleh: Amirullah, Lainungan,                Sidenreng Ra...

35. MENGAPA TUHAN? (3)

Istrimu kurang cantik... tapi mertuamu sangat baik dan saleh TUHAN  mencurahkan perhatian kepadamu Rumahmu belum elok... tapi tetangga terlalu ramah dan aman TUHAN melayani engkau dan tidak diam Kendaraan tetap lawas... tapi tidak cengeng apa lagi manjaan TUHAN tidak lelah memberikan dukungan Belum punya keturunan... jangan keburu minta untuk poligami TUHAN ingin engkau berdoa kepada-NYA Pangkat tingkat bawah... tapi anak cucu senantiasa adem ayem TUHAN yang mengatur agar engkau bahagia Tahun depan pensiun... agar engkau lebih banyak beribadah TUHAN sejak awal melapangkan surga-NYA Mungkin di rumah sakit... tidak mengapa engkau sedang rehat TUHAN berkata diri-KU saja yang sempurna Engkau masih jomblo... senyumlah baktimu luas kepada ortu TUHAN menyampaikan takdir itu ditangan-NYA. oleh: Amirullah, Lainungan,                   Sidenreng Rappang,                 ...

34. MENGAPA TUHAN? (2)

Dialah kecantikan... dan dia adalah kesehatan dia pun umur yang panjang Kejarlah mereka... banyak yang belum selesai sebelum mereka keburu datang Apa engkau suka... dan dimanakah duniamu itu ayo bergegas engkau merawatnya? Jangan bermain... atau tunda bermanja-manja karena dia tak mengenal mundur Tidak menolak lupa... tak seorang pun datang padamu kecuali dirimu menolong dirimu TUHAN sudah berfirman... tentang demi waktu jangan sampai kalian merugi dalam memenej mereka ( Al Qur'an, dalam surat Al Ashri ) Tentang waktu itu... maka bergerak dan berputarlah bagaikan berputarnya jam dinding Waktu adalah tugas... habisilah dan potong mereka sebelum mereka memotong lehermu. oleh: Amirullah, Lainungan,                     Sidenreng Rappang,                             Sulawesi Selatan.

33. ENTREPRENEUR LANGITAN (2)

Kehidupan... dari dulu hingga kini begitulah selalu merangsek dan jatuh bangun Capek-lah... tapi siapa yang mampu menghindar itulah kehidupan yang mesti di jalani ? Inilah realita... persaingan hidup kian meninggi : "TUHAN-ku hanya kepada-MU aku ber-mohon." Peluru dia... telah menembus jantung-mu maka dengarkanlah aku sayang pada-mu Pedang mereka... telah memotong urat leher-mu maka ketahuilah sungguh aku cinta padamu Saling silang... demi kehidupan abadikan takhta maka inovasi ter-dahsyat-lah yang akan memenangkan pertempuran Kuda kita... teori wajib tempo dulu berharap kuda tangkap kuda -- kuda jantan mesti engkau pancing dengan kuda betina yang cantik. oleh: Amirullah, Lainungan,                     Sidenreng Rappang,                             Sulawesi Selatan,                   ...

32. MENCARI TUHAN (6)

DIA-Lah ALLAH... ... awal dari segala yang awal maha tinggi DIA dari ingatan dan tidak terjangkau oleh akal dan pikiran Kaum Sufi bertutur : ... "Ada apakah tentang bayi terlentang dan ayah yang sedang lelap tidurnya dan ber-guru-lah engkau kepada keduanya." Itulah seorang hamba... dan puncak segala bentuk kedunguan tatkala seseorang sudah menjadi jenazah ALLAH maha Perkasa... terus menerus mengurus makhluknya dan DIA tidak tidur dan tidak mengantuk Orang berpikir simpel : ... "Aku ini nyata dan engkau menyata mengapa mesti susah mencari yang tiada?" Berharap tiada rupa... dan mencari tiada bertempat tetapi karena DIA-Lah kita belum jenazah Hanya sebagian saja... yang mau memikirkan TUHAN apalagi hendak menuju kepada-NYA Yang berpikir pintas... beberapa terdapat di antara kita berkata : "Kita mendengar dan mengimaninya saja," Oleh: Amirullah, Lainungan,                     Sidenreng Rappang,     ...

31. MENCARI TUHAN (5)

Bisa jadi keburukan... karena terlalu cinta kepada dunia dan tak lagi berpaling ke hari pembalasan Merasa tanpa salah... padahal baru saja melakukan dosa hendaknya-lah di ikuti beberapa kebaikan Yang husnul khatimah... dia menjalani kehidupan beramal saleh hingga datang kematian dengan amal pula Berada di sore hari... janganlah engkau menunggu pagi hari yang di pagi hari tidak menanti sore hari Yang kurang yakin... kita tidak boleh memaksakan kehendak karena ALLAH-Lah yang maha mengetahui Menjadi rahasia umum... sebagian kita memilih jalan yang empuk dan enggan menapak di atas onak dan duri Karena aku menyata... dan karena engkau juga menyata nah tidaklah semata mencari yang sudah ada masih ada kehidupan setelah kita mati Perjalanan yang panjang... maka engkau akan bertemu dengan orang yang menunjukkan jalan-jalan menuju kepada TUHAN. Oleh: Amirullah, Lainungan,                    Sidenreng Rappang, ...

30. ENTREPRENEUR LANGITAN

Waktu... pada siang dan malam-NYA manusia bisa memetik pelajaran Kesehatan... kesempatan dan keinginan bukan meminta kepada manusia Selesaikanlah... bersegeralah hari ini karena esok tentu akan bertambah garang Yang kuat... berlarilah kita sebelum datangnya kesempitan tiada daya upaya tatkala kita menua Bagimu-lah... hari ini nyata menjadi milikmu sebab esok belum pasti bersamamu Muda mudi... sambil menyelam minum air se-dayung engkau merangkul dua tiga pulau sekaligus Seharian... dan malam-mu untuk rebahan mengambil kembali yang hilang untuk melanjutkannya di hari esok Dunia ini... kita juga mestilah mencintai sebagai ladang untuk beramal saleh negeri akhirat tempat menerima balasannya. Oleh: Amirullah, Lainungan,                    Sidenreng Rappang,                             Sulawesi Selatan,         ...

29. DI MANA TUHAN? (3)

Berdoalah... setiap doa akan di kabulkan DIA menyayangi hamba-hamba-NYA Bagi yang mukmin... selalu khusyuk dalam berdoa kepada-NYA dan dia akan mendapatkan suatu berita gembira yang tak disangka-sangka Berdoalah kepada-NYA... sesungguhnya setiap doa pasti di catat dengan sangat teliti dan tidak akan berkurang atau dilebihkan TUHAN-mu telah berfirman : ... "Engkau seorang hamba yang sombong yang tidak memanjatkan doa-doa kepada-KU." Nikmat-NYA tiada terputus... dari bangun hingga engkau tertidur lagi dan DIA jugalah yang membangunkan engkau Ada hak TUHAN... bersegeralah menunaikannya dengan baik semoga saja amal ibadahmu mendapat ridha Doa-doa yang baik... yang tiada ada keluh-kesah sesudahnya dan setiap hamba mendapatkan yang ia niatkan TUHAN Maha adil... wahai hamba ingatlah bahwa setelah kesulitan maka akan datang kemudahan dan bersabarlah Kita sering keliru... berburuk sangka kepada TUHAN padahal sesungguhnya DIA-Lah sebaik-baik melayan...

28. MENCARI TUHAN (4)

Kata Kyai ustadz... engkau tidak akan mengenal-NYA sebelum engkau mengenal dirimu sendiri Yang senantiasa mau berjuang... dan berkorban banyak untuk memikirkan-NYA moga memperoleh sesuatu dari tuntutannya "Eee, tunggu dulu kawan... ada tetamu yang baru saja datang sepertinya sedang mencari tuan Guru." Dia bernama Eyang Labu... lama sekali beliau baru turun gunung orang-orang menjulukinya Ki Bangun Tapa Ada kebiasaan di Santri... para murid di padepokan Gunung Lawan suka mencuri dengar dibalik dinding bambu "Siapa TUHAN... katanya ada TUHAN siapa itu aku ingin melihat-NYA siapa?",  katanya "Dimana TUHAN... katanya ada TUHAN di manakah tunjukkan kepadaku tempat-NYA?",  susulnya "Bagaimana itu TUHAN... ayo antarkan aku kepada TUHAN aku mau pergi  bertemu DIA?",  serunya Begitulah Eyang Labu... bila beliau kunjungan ke sahabatnya setelah usai melakukan tapa Nyepi lalu saling berbagi pengalaman Bahasanya orang Sufi...

27. SIAPA TUHAN? (3)

Engkau di abaikan... atau mungkin telah  terlupakan itulah prasangka buruk dari manusia Lupakan saja dia... dan lupakan juga tentang dirimu dan juga lupakanlah semua yang ada Jangan hinakan diri... dengan beberapa pendapat di luar sana hidup mati kita akan tetap di kisahkan Berbuatlah yang bisa... yang terus tiada pernah berhenti walau kecurigaan datang kiri dan kanan Kebaikan yang ikhlas... tidak pernah membutuhkan sesuatu benahilah keberserah diri kepada TUHAN TUHAN-mu sudah berfirman : ... "Sebaik-baik hamba-KU ialah yang ber-iman dan mentaati perintah dan menjauhi larangan-KU." Siapa dimanapun engkau... kapan saja dan bagaimana pun kita "Ingatlah terus akan AKU," firman-NYA Sungguh engkau beruntung... yang sudah sampai pada zikir rahasia kiranya engkau mengenal siapa TUHAN? oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, Indonesia.

26. DI MANA TUHAN? (2)

Surga... dia itu di sini  dan bukan di sana Ujian... dia itu di sini dan bukan di sana Jatuh... dia itu di sini dan bukan di sana Siksa... dia itu di sini dan bukan di sana Api... dia itu di sini dan bukan di sana Neraka... dia itu di sini dan bukan di sana Benar... ya aku setuju "Dua versi," katamu Surga... surga diatas surga nikmat yang kekal abadi Mata... buta-mu di dunia bukan buta-ku di akhirat. oleh: Amirullah, Lainungan,                 Sidenreng Rappang,                         Sulawesi Selatan.

25. SABDA CINTA

Anak kita... kelak permata hati yang indah semoga menjadi anak-anak yang saleh Usia bermain... berikan mereka suatu tantangan selingan dasar pandai membuat karya Setelah selesai... suguhkan mereka nilai yang bagus "Anak Mama memang anak yang pintar." Air mata menetes... simbol dari pada kelemahan jiwa tegarkan maka akan kuat lahir dan batin Menuju ke masa depan... kini kehidupan kita melaju kian keras moga kelak kulit tulangnya takkan trauma Jangan pernah melupakan... kegagalan mereka adalah kehancuran kita sungguh beruntung memiliki anak yang saleh yang senantiasa mengingat doakan orang tua Ilmu adalah yang agama... pengetahuan bisa menyelamatkan manusia dan materi doang bisa menjelma jadi petaka Anak dan cucu kita... pondasi terkuat mereka adalah akhlak bukan anak-anak yang tukang menghina manusia dan Nabi-nabi Engkau aku dan dia... milikilah sesuatu yang antik memikat merangsang memori kecerdasan berkembang "Ayo, ayah mau cerita te...

24. SIAPA TUHAN? (2)

Bangunlah... sebelum dia pergi tidak kembali lagi Detik detik... waktu adalah stabil dia tak kenal lelah Menit ke menit... waktu adalah perkasa dan tak memilih kasih Setia adanya... datang dan berkunjung selalu mengetuk jendela Hargai dia... dan karena dia ketenangan dan bahagia Menunggu... ketuaan akan tiba penyesalan tiada berguna TUHAN... cinta kepada ALLAH adalah cinta kepada diri Sampaikan... walau sepotong kata bila salah maafkanlah. Oleh: Amirullah, Lainungan,                    Sidenreng Rappang,                           Sulawesi Selatan.

23. MENGAPA TUHAN?

Yang bersyukur... kita semua ingin hidup bahkan ingin hidup abadi apa daya TUHAN Maha kuasa Cerah hari ini... mari kita menolak lupa bahwa kita berjalan menuju uban bagi yang merasa muda belia Sahabatmu yang baik... mereka itu yang pahit mulutnya yang memukul bukan dengan tongkat mulut yang manis kadang menikam Hobimu ya silahkan... aku tak menyuruh membuang waktu tapi sudahkah engkau memikirkannya apa arti kebahagiaan di atas bahagia? Hidup kian keras... dunia yang tidak pernah tersenyum dan cintanya sekedar cinta yang palsu Rahasia kehidupan... semua dalam genggaman TUHAN berlari dari takdir jatuh kepada takdir Muslim muslimah... tambatkan kudamu sekuat mungkin barulah engkau bertawakal kepada-NYA. Oleh: Amirullah, Lainungan,                    Sidenreng Rappang,                        Sulawesi Selatan.

22. AYAT CINTANYA

Cinta, entahlah... kata orang cinta itu indah terlukis manis di taman hati Kisah asmara... cinta itu laksana angin engkau tak dapat melihatnya namun engkau dapat merasakan Seindah pelangi... cinta bisa bertutur kata dalam bahasanya tampa dusta Cinta itu lupa... jadikan kita tukang lupa kecuali hanya dia yang di cinta Engkau sayang... teramat cinta dia hingga lupa datangnya saat berpisah Cinta jadi luka... begitulah cerita tentang cinta tiada putus dan habisnya. Oleh: Amirullah, Lainungan,                   Sidenreng Rappang.        

21. SURGA KITA

Muslim muslimah... hidup berbagi itulah yang abadi bukan menabur angin menuai badai Surga itu disini... bukan menunggu menjadi baik tetapi shalat lah walau belum baik Wahai yang beriman... tidaklah engkau akan berubah tanpa mau memulai untuk merubah diri Ada apa gerangan... hingga keluh kesahmu belum habis padahal hidup saja sepatutnya bersyukur? Indah hidup ini... andai membaca yang memberi kehidupan "Ingatlah AKU akan KU-ingat kau," firman-NYA Wahai jangan ragu... janji TUHAN-mu benar adanya maka berikanlah kepada-NYA bukti ketaatanmu ALLAH Maha kaya... "Silahkan engkau menjadi manis karena semut tak akan mampu menghabisimu." Oleh: Amirullah, Lainungan,                    Sidenreng Rappang,                         Sulawesi Selatan.

20. PENCINTA SURGA

Tidak... bukan memberi pujian bila engkau menyukai seorang hamba Subhanallah... ( ALLAH yang Maha Suci ) hanya DIA dan kepada-NYA-Lah pujian Pujian... sebagian insan jadi lupa dari mana dia berasal hingga bisa jadi dia menyembah ke-aku-an atau ego-nya Jangan... bukan memberi pujian bila engkau sedang mengagumi ke-indahan ALLAH Ta'ala... ( ALLAH yang Maha Tinggi ) DIA-Lah Maha Pencipta segalanya maka pujilah yang menciptakannya Sabda Nabi... "Jangan engkau memuji kecuali mematahkan tulang punggung-nya." Akal kita... manusia condong tatkala di puji akal-nya yang lain menjadi tersumbat Cinta itu... seorang hamba akan bersama yang dia cinta bila TUHAN me-ridhai Yang di cinta... kadang di datangkan DIA padamu dan kadang pula DIA memindahkannya kepada orang yang lain Wahai muslim muslimah berserah dirilah engkau kepada-NYA sungguh TUHAN-mu ingin yang terbaik untukmu maka bersabarlah. Oleh: Amirullah, Lainungan,           ...

19. SEBELAS

Hidup ini... sepandai cerdik tupai melompat akan gagal dan bisa terjatuh juga Kehilangan diri... untuk sampai ke ujung dunia selalu di awali dengan langkah yang pertama Dia berlari... selalu berlari dan terus berlari demi sesuap nasi hari esok Tekad mereka... kemenangan merupakan hal mutlak "Hai, moga laga kandang memihak kita." Skill dan kecepatan... team yang stabil mendapat peluang hal bagaimana cara agar memetik poin? Cintailah hobi Anda... jangan bermalas-malas merayu dia kelak datang cita beroleh singgasana Gapailah matahari... tentang waktu jangan kita menunggu kalau bukan hari ini lalu kapan finisnya? Oleh: Amirullah, Lainungan,                   Sidenreng Rappang.        

18. NASIONALIS

Ada cibiran sebagian... untuk apa wanita berpolitik lho, mereka juga kan punya mulut? Orang jadi lupa... tipikal-tipikal wanita juang atau berpura-pura melupakannya Raden Ajeng Kartini... Cut Nya Dien dan Dewi Sartika dunia mengakui walau memang tidak terlalu sentral Rumah politik kita... jadinya apa andai wanita-wanita cuek bebek atau masa bodoh saja? Mari cinta politik... akademisi silahkan salah tetapi ingat Anda tidak boleh berbohong Ini kenegaraan... boleh saja kalian berbohong tetapi Anda di larang membuat kesalahan Jangan pernah melupakan... bila seorang suami menjadi hebat maka dibelakangnya ada istri yang cerdas. Oleh: Amirullah, Lainungan,                  Sidenreng Rappang.

17. DALAM DIAM

Sembilan bulan... aku hidup engkau kandung cinta-mu dan kasih sayang-mu Dua tahun... aku menetek A.S.I tubuhmu tumbuh-lah kembang menjadi Tuan Bunda... karena doa-mu dalam diam : "Semoga anakku tak seperti diriku." Siapa aku... aku ini bukan siapa-siapa doa-doa Bunda-lah dalam diam? Bunda... jatuh bangun kering- kerontang satu bahasa hanya bahasa tubuh Bunda... Sang pekerja keras tiada henti dan Si penabuh ber-dendang sosial Untuk siapa... doa-doa Bunda-lah dalam diam engkau titipkan aku kepada ALLAH? Terimakasih, Ayah... teringat peras keringat peluhmu Sang pahlawan yang tak pandai berkuda yang kaki tangannya telanjang bernanah TUHAN-ku, Alhamdulillah... ya ALLAH ampunilah salah dan dosanya aku miliknya dan semua miliknya aku bukan siapa-siapa, aamiin. oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, INDONESIA.

16. INDAHNYA CINTA

Bukan... bukan di rimba yang sunyi di pantai indah dan sunset-nya Di sini... di kala merasa sederajat walau sesungguhnya kurang serasi Bukan... bukan di pedesaan kota metropolitan di mesjid, gereja atau istana para raja Di sini... tatkala se iya dan se iring sehidup dan semati hingga akhir Bukan... bukan di mall serba aduhai di kota Paris yang terkenal modenya Di sini... bukan yang ada apanya tapi saling melengkapi apa adanya Cinta di atas cinta... indahnya tak akan pernah redup di dalamnya tak ada yang mau menang. Oleh: Amirullah, Lainungan,                    Sidenreng Rappang,                            Sulawesi Selatan.

15. MENCARI TUHAN (3)

Musibah datang... di luar jangkauan nalar manusia gempa dadakan membelah bumi Awan gelap menggelegar... jerit tangis saling susul histeris membaur misteri gemuruh mengaung Gunung dan perbukitan... peluang longsor bahaya pada ketinggian mereka berserakan ditanah-tanah lapang Kepanikan trauma berganti... desas-desus seliweran gempa susulan gedung-gedung-pun berderak dan tumbang Selamatkan diri kalian... ambil anak-anak dan segera cari aman tsunami, tsunami, dia akan segera datang Terimakasih, ya ALLAH ... nyawa ini masih terkandung di badan yang kaya raya mendadak jatuh miskin Waspada jarang goyang... jangan pernah melupakan sejarah hidup ini rotasi yang dipergilir-kan Tak terhingga... puja dan puji syukur kepada TUHAN masih menyisakan yang di cintai-NYA. Oleh: Amirullah, Lainungan,                  Sidenreng Rappang,                  Sulawesi Selatan,     ...

14. MENCARI TUHAN (2)

Ya, disini... kalau di luar pena takdir gelap maka tak akan menimpa engkau Tersisa dari tsunami... carilah ombak yang tertinggi dan bekerja keraslah engkau menaklukkan Tatkala bumi terguncang... jangan pernah mengambil sesuatu berlarilah si Fulan akan segera menyusul Tidak ada yang hebat... tsunami berlari secepat mata memandang menelan semua tanpa ada yang tersisa Mukjizat itu nyata... bagi mereka yang mendapat naungan kasih sayang TUHAN tercurah padanya Darat laut gelombang... sebatang pohon datang menghampiri mereka berpegang erat di setiap pelepah Bukan begitu... hanya melihat pohon kelapanya TUHAN yang Maha cinta dan sayang kepada hamba-hamba yang pilihan "Wahai orang-orang yang beriman pandanglah wajah-KU karena AKU juga suka memandang wajah-mu,"  Firman-NYA. Oleh: Amirullah, Lainungan,                   Sidenreng Rappang,                     ...

13. WASIAT EYANG KUNING

Bruk... dia terjatuh lagi wong dia doyan jatuh tapi sepertinya tahan banting Begitulah... sedikit gendeng otaknya jadi agak-agak susah habisnya Mentok... tembok bukan masalah bisa di panjat ambilkan tangga namun bila semua jalan tersumbat maka buatlah jalan sendiri Kesabaran... bisa menjadi tongkat ajaib yang padanya terkandung hidayah wahai bersabarlah dan bersyukurlah Engkau bisa... hidup kita adalah pilihan pikirkan terus maka engkau akan mendapatkannya in syaa ALLAH Mata jadi putih... remuk redam tulang- belulang berlari dan terus berlari hingga hilang pedih perih Matilah setelah berarti... Memang ada apa... dan apa yang engkau pikirkan maka itu yang engkau dapatkan? Tidaklah TUHAN-mu... memberi cobaan di atas pundakmu melebihi di atas batas kemampuanmu. Oleh: Amirullah, Lainungan,                   Sidenreng Rappang,                       ...

12. DI MANA TUHAN?

TUHAN Maha Sayang... engkau hancur tapi karena do'a maka TUHAN segera membatalkannya Setiap doa dikabulkan... maka berdoalah engkau kepada-NYA dan tentang do'a DIA Maha berkehendak TUHAN Maha Pemurah... tetapi tidak harus segera terkabulkan dan ada ketenteraman yang sedang berdo'a ALLAH segera memberi... atau DIA mengganti dengan yang lain untukmu pencegah celaka yang datang TUHAN menolak do'amu... sebenarnya DIA sudah mengabulkan menggantinya hingga engkau tak jadi binasa TUHAN Maha tahu... bukti nyata do'a do'a terkabulkan zikir yang tulus dan ikhlas hati tenang Yang membuat gelisah... lintasan ramai dari golongan penghasut beberapa yang samar musuh yang nyata Mendekatlah kepada TUHAN melindungi diri dengan do'a-do'a dan sungguh ALLAH sebaik-baik pelindung Engkau akan mendapati... kelak di surga semua akan mendatangimu surga disini dan surga disana yang abadi TUHAN Maha cinta... selalu menginginkan engkau hidup lan...

11. SERIBU BULAN

Sebuah kejujuran... maka yang lain menjadi aman engkau dan dia sudah tentu sama suka Cinta kepada huruf... jatuh bangun aku karena cinta dan hasratku semoga gayung bersambut TUHAN, sayangi aku... bimbinglah hamba disetiap saat dan sungguh aku cinta dunia akhirat Tak dapat lain... betapa berat aku memikul dari pada sebuah perjalanan yang sangat panjang Tidak ada dusta... pengorbanan tak akan pernah hilang pahit pahit dahulu lalu berganti sudah manis manis di kemudian Kebaikan yang engkau tabur... yakinlah mendapat balasan yang sama bila bukan di dunia di akhirat kelak menanti Jangan, jangan pernah... menabur angin di masa muda bisa jadi nanti engkau menuai badai di masa masa tua. Oleh: Amirullah, Lainungan,                      Sidenreng Rappang.                    

10. MENGENAL TUHAN

Andai saja engkau... ingin mengenal TUHAN maka jadilah segolongan Sufi TUHAN-mu berfirman: ... "AKU hampir saja denganmu dekat tetapi tidak dapat tersentuh." Engkau menjauh dari-NYA... maka DIA pun menjauh darimu tiada berjarak bahkan jarakpun tak kuasa menemukan-NYA Andai engkau cinta... setulus hatimu tiada selain-NYA maka yang di CINTA dan sang pencinta bersama Engkau cinta DIA... yang sedang berjalan menuju TUHAN maka DIA akan berlari menyambutmu Katakanlah... yang datang bertanya kepadamu: "AKU sangat dekat dengan kalian dan AKU lebih dekat daripada urat lehernya." Ada ilmu yang wajib... bagi mereka yang ingin mengenal TUHAN dan segera masuklah engkau di dalam-NYA. oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang.

9. SIAPA TUHAN?

Celaka engkau... bila menyembah nama-NYA dan binasa engkau bila menyembah zat-NYA Bahasa bersayap si Sufi... yang awam diluar golongannya bisa jadi kesulitan untuk memaknai Jalan pilihan si Sufi... sebagian menuduh mereka sesat namun ia tetap berlapang dada dan siap menampung Puncak tertinggi... mereka yang mau menuju ke bawah dan yang hadir dalam kekosongan kekosongan yang berisi Mereka selalu mendekat... dan senantiasa kembali kepada ALLAH seperti para Nabi dan Rasul-NYA "Maka ingatlah AKU... niscaya AKU akan mengingat kalian." (Al Qur'an surat Al Baqarah ayat: 152) Syariat adalah hakikat... dan hakikat bersama syariat seiring berjalan tak akan pernah berpisah Tak ada kata... tanpa suara dan tanpa tanya siapa TUHAN? oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang.

8. AKSARA CINTA

Masalah... menjadikan kita lebih dewasa lebih menjanjikan di masa datang laksana air sebentuk siapa wadah-nya? Ayo kita menggapai mimpi... ayungkan langkah ke rumah masa depan dengan istiqamah menimbah air di sumur akan menjadikan ia lebih bersih dan kuat Akan serba menjadi lambat... laksana meniup pada hamparan abu atau bagaikan menempa besi di dalam air maka mempelajari sesuatu mesti kepada ahlinya Di hari kiamat nanti tak akan bergeser sepasang kaki si Hamba melainkan mereka semua akan di tanya "Umurmu untuk apa engkau habiskan masa muda engkau gunakan untuk apa dan hartamu engkau peroleh dari mana dan engkau belanjakan kemana serta apa yang engkau lakukan dengan ilmumu?"( Sabda Rasulullah ). Yang tua dan muda... sedekahkan yang pantas engkau lepaskan bekal sendiri pulang ke kampung halaman disini kita hanya sebagai musafir merantau sekedar singgah berteduh lalu melanjutkan perjalanan hingga jatah hidup berakhir Sampaikan walau hanya satu a...

7. MENCARI TUHAN

Musafir... ... ... dalam suatu perjalanan panjang berharap cinta yang terindah dan mencari cinta yang sempurna adalah cinta yang sejati yang dicipta mencari Sang Pencipta dimana hati takkan tersakiti lagi mencari cinta TUHAN kerinduan, seorang sufi Bukan engkau yang melangkah... dan bukan engkau yang memandang "AKU-Lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu lakukan," Firman-NYA Ke-zaliman terhadap akal... bagi orang-orang yang memperturutkannya para Nabi selalu berteguh pijak kepada syariat Terpujilah akal pada tempatnya... yang perjalanannya tak menyelisihi syariat ya, mungkin saja antaramu antaraku terdapat beberapa bid'ah Luqman berkata pada anak-nya, "Jangan-lah kamu mempersekutukan TUHAN, adalah benar-benar kezaliman yang besar." Al kisah, yang pernah bertutur... tatkala bayi tak ingin di lahirkan : "Ya keluarlah, dan engkau bisa mendapati AKU lagi pada sesamamu," Firman-NYA Manusia, hamba yang lemah... yang  sang...

6. HARGAMU MAHAL

Selalu hadir... kapan pun dan dimana pun kita musuh yang abadi yang selalu mengikuti Buah pucuk bisa jatuh... buah muda pun ada yang jatuh buah kering memang sudah sepantasnya Belum ada kekuatan... yang mampu menghadang mereka detik-detik senantiasa melaju kencang Apa yang kita tunggu... akan kehilangan seratus persen bila kita tak memulainya sekarang? Tahun menuju tahun... yang hitam sudah menjadi putih namun tidak sedikit pandai bermain Detik-detik itu... maka engkau menyayangi mereka laksana mencintai diri sendiri sebelum mereka menghabisi kita Engkau tidak hina... tak seorangpun bisa merendahkanmu kecuali oleh yang bernama engkau. oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang.

5. MAHKOTA

Untuk mu... wahai kaum hawa yang masih lekat ketimurannya Cinta... cinta itu adalah suci maka, wahai si Fulani dengarkanlah! Biarkan pecah dalam perut asal jangan pernah pecah di mulut bertepuk sebelah adalah pemali bagimu Jomblowati cerdas... mereka aktif, mandiri, dan sedikit judes jadilah sang Dewi di singgasana ke Ratuanmu Wanita adalah tiang negara dan wanita yang mulia menegakkan negara wanita yang disana menghancurkan negara Pria dan wanita adalah sejajar... wanita adalah makhluk yang dimuliakan TUHAN dan sebaik-baiknya ciptaan adalah wanita Wanita adalah kuat... bahkan bisa jadi lebih dahsyat dari pria kecuali, jangan pernah yang berkaitan dengan perasaannya. oleh:amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, INDONESIA

RINDU SI EMAK

Tentang kecintaan... hati orang tidak ada yang tahu di sematkan suatu nama karena rupa Maka tentang menilai sesuatu... tergantung siapa yang memandang dengan opini yang tentu saja berlainan Sejarah yang bertutur ulang... wanita adalah makhluk yang di muliakan ada surga di bawah telapak kaki  sang Bunda Dia berperan sebagai tameng... selembar kain itu bukan penghias belaka burung-burung saja padanya beberapa tirai Yang sudah tertutup, Alhamdulillah... walau memang tak ada jaminan yang pasti namun sudah menunaikan risalah agamanya Kita tentu sangat merindukan... semoga kedepan tak akan pernah tergantikan harga dan kemuliaan di atas pundaknya sendiri Di relung hati para si Emak... ada semacam kesedihan yang hinggap anak dan cucu-cucunya alergi untuk berhijab. oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, INDONESIA.