Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

121. RAHASIA CINTA

Seorang kurir... dengan seragam brand ternama bebas keluar masuk antar paket Hm, kamu Mona, ya... ingat tidak teman sepermainan dulu bermain bola bola kastian merah putih EsDe? Dia bekerja di Rumah Sakit seorang dokter paling berprestasi direktur utama lulusan universitas Harvard chief executive officer Aku suka pada mata-mu... gemerlap kerlip laksana gemintang dan dagu-mu bagai lebah bergantung pandang tak jemu Entah kebetulan... ataukah skenario yang asli aku bertemu Dia setelah empat puluh tahun tak jumpa ku-terkenang fase 'cinta' monyet-an Kecantikan yang sempurna senyum-nya sarat dengan misteri tersedot mata memandang dan kesetiaan-nya melebihi cinta Juliet kepada Romeo Balasan Chat : ... "Dulu aku mencintai-mu tetapi kamu-nya yang ogah ogahan cinta tersimpan hingga kini ekh, kamu-kah itu?". Penulis : Amirullah, Lainungan,                 Sidenreng Rappang,                 Sulawesi Selatan.

120. TANDA CINTA

Juwita... hijab-mu 'tutur' dan sikap-mu agar kamu mudah di kenali Juwita... bekerja bagian dari do'a dunia akhirat seiring bersama Juwita... shalat-lah di awal waktu berhenti makan sebelum kenyang Shalat-mu... kehilangan bila hendak kebelakang pun berkurang sesuatu karena tengah terhidang Shalat-mu... lebih-kan dari segala yang ada untuk-mu 'dirimu' sendiri bukan DIA Shalat-mu... puasa-mu kini dan juga nanti menjadi syafaat 'yang' membela-mu Bukan emas... sekadar tiga untaian Tasbih kado untuk-mu 'mudah' di kenali. Penulis : Amirullah, Lainungan,                  Sidenreng Rappang,                 Sulawesi Selatan.

119. BLACK BOX

Wahai hamba... TUHAN-mu yang MAHA sakti lantas mengapa masih main main? Kita masuk kamar... asyik masuk dan keluar anu karena yang masuk mesti keluar Tidak di perintahkan... melainkan menguntungkan bagimu makan yang halal keluar yang halal Apa sih enaknya... engkau kaya berlimpah ruah tapi bolak-balik pergi untuk cuci darah? Ingat lupa selalu... kamu dan aku pasti calon jenazah dan ada yang tak mampu di hancurkan oleh tanah kuburan s-u-l-b-i Alhamdulillah pagi ini... si Fulan sudah masuk rezeki lagi moga ingat tiap masuk mesti keluar milik anak yatim piatu dan Jompo iya toh, setelah makan akan berak Di Padang Mahsyar... kelak semua akan di kumpulkan sejuta kata semua diam membisu jarak matahari sejengkal atas kepala Demi TUHAN tidak ada... setitik debu-pun tiada kebohongan kaki tangan dan telinga mata akan di tanya dan semua menjawab Bodoh manusia ini... mereka di uji tetapi tidak bersabar TUHAN-nya menyediakan yang halal ekh, dia mengambil yang haram. Penulis: Amirullah, Lainungan, ...

118. CINTA ( Jingga 2 )

Duh... kayak rumpunan bambu yang terjang angin kencang Muslim... shalat-mu mencegah kamu dari berbuat keji dan mungkar Bukan berarti... tidak ada ber-gurau Nabi saja biasa ber-canda Nenek itu ber-tanya : .... "Apakah nenek nenek masuk surga?" "Mana ada nenek peot masuk surga?" jawab Nabi Si Nenek langsung menangis Nabi menghampiri dan berkata : "Nek, kamu nanti di jadikan Bidadari setelah-nya barulah nenek masuk surga." Mendengar kata Nabi... si Nenek senang dan tersenyum manis seketika nampak aura-nya bersinar terang Surat an-Naba ayat: 31 - 33 surat al-Waqi'ah ayat:35 - 37 surat as-Zukhruf ayat: 71 Kamu siapa... "Aku teman-nya Juwita, Pak," Maaf, kami tidak menerima tamu?" Kamu siapa... "Nama-ku Agama, Pak," sebentar 'aku' panggilkan Juwita?. Penulis : Amirullah, Lainungan,                 Sidenreng Rappang,                 Sulawesi Selatan.

117. JINGGA

Suara riuh celoteh anak bermain berlarian dan bergulingan di pasir putih si Emak Emak 'BuCan' mengawasi dari jauh Pada sudut Gazebo paling ujung mataku menangkap pada sosok jebakan yang antik ber-gaun panjang seorang diri bohai asyik-nya Aku suka cara duduk-nya... ahai, senyum-nya membuat mabuk kepayang dia cantik jelita 'namanya' Juwita warga baru perumahan Permata Sari hari ini genap se-bulan Dia bilang padaku : ... "Aku orang-nya sulit jatuh cinta," jawaban yang paling aku sukai, batin-ku Aku belajar cinta dari CINTA... insya ALLAH 'tentang' beberapa warna pakaian aku paham tutur bahasa yang di sampaikan Aku suka karakter, Mama-mu... beliau sangat baik hati pada-ku dan aku lebih suka berhadapan dengan, Ayah-mu bagai singa yang hendak menerkam Dia masih duduk di samping-ku ada sinyal rancu yang sulit ku-mengerti apakah dalam diam berarti 'ya'? Sang Bayu mengusap sepoi poi Oke, sebentar lagi akan malam 'tiba' aku antar ya 'kita...

116. BERITA

Hallo 'semua'... ku-akan segera mendarat di mana saja 'tidak' memilah Ekh, sebentar... sekarang mesti full lakban waspada-lah 'kini' zaman edan Wadduh, sembarangan... menuduh se-enak tanpa bukti : "PHP - TuTi - anu anu anu," chat-nya Kemarin tuh... di hitung tiga kali 'lima' kali lha lha lha 'isinya' kurang tiga Zaman edan lagi... yang katanya tidak ikut edan bisa tak kebagian nasi kotak Ada ada saja... sebaiknya foto paket anda minimal dari delapan sudut titik Ada komplain... jadi hemat-nya di kurangi, ya bukan mencari jarum tapi linggis yang raib Setelah paket sampai... wong 'siapa' yang brengsek packingan sudah di ulang 'baru'? Penulis: Amirullah, Lainungan,                 Sidenreng Rappang,                Sulawesi Selatan.

115. MENCARI CINTA

Dahulu... sudah pada ketawa ketiwi tapi tak mampu menghapus air mata Hmm, siapakah... yang pergi pergi mencari siapa kurangkanlah kita keluar dari nurani? Ya, silahkan... dengan beragam macam cara tapi jangan lupa senantiasa bahagia Agak lancung... itulah karakter suatu keramaian bahagia-nya hanya berdiri di satu kaki saja Nah dirimu-lah... siapa lagi yang akan di harapkan yuk, mari kita dewasakan anak kita? Sunyi senyap... iya, benar tidak menor memang namun dia akan menyimpan bahagia Mubazir kali... atau mungkin rezeki nomplok hati hati terhadap pasung modernisasi Muslim muslimah... kembali-lah kepada TUHAN-mu rumah-mu surgamu dan sungguh pada keramaian hanya sebagian saja yang haq Mohon maaf... bukan sesuatu yang di haruskan sekadar tulisan seorang imajinasi. Penulis :Amirullah, Lainungan,                Sidenreng Rappang,                Sulawesi Selatan.

114. SPION

Puan 'Guru' .... tambahkan padaku bekal "Speed - skill - smart - power." Sun Tzu ... the art of power dan the thirteen chapters Tidak jatuh... saat menikung di atas karpet mindset 'aspal' mesti ter-sulap Ugal ugalan... dahulu aku sang jawara memang-nya aku keder-an Musim rambutan... banyak beralih jadi kurir oke, ikut latah tidak mengapa Jemput bola... "Iya, aku sudah berangkat COD-nya di tunggu jangan kejauhan." Waow, generasi pelanjut... indikator zein kedip ke kanan ekh, mendadak belok ke kiri Merah 'stop' ... ku-kurang suka warna ini aku bola 'yang' bisa melenting Rubah haluan... ber-segera lepaskan beban menuju kehidupan yang baru Kata the doktor : ... "Dalam situasi ter-ancam jangan pernah kalian panik". Penulis : Amirullah, Lainungan,                 Sidenreng Rappang,                 Sulawesi Selatan.

113. DIA MELIHAT TUHAN ( 4 )

Wahai... mohon maaf-ku padamu ku-hanya kembara di padang Savana Wahai... tunduk hormat-ku untukmu ku-sekadar pemulung di titian aksara Katanya : Mengapa... selalu kembali di masa silam mungkin karena engkau belum mengenal-NYA? Mengapa... senantiasa takut akan hari esok mungkin karena engkau tidak menemukan-NYA? Setelah-nya... jika belum melihat TUHAN-mu maka betapa langkah-mu tak cukup layak Wahai... sungguh engkau indah di mata TUHAN yang tercenung menung memikirkan surat ayat ayat-NYA dan bukan tukang bertanya Wahai... bertanyalah kepada yang haq ampun-ku tercurah selalu ku-bukan ahli-nya. Penulis : Amirullah, Lainungan,                  Sidenreng Rappang,                  Sulawesi Selatan.