Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

95. CINTA YANG HILANG

Apa lagi... ... dan bagai mana lagi bila sudah tak kau butuhkan? Dulu kau tahu... ... setelah itu kita menjalin kasih : "Bersama-sama kita bisa," katamu Hari yang bahagia... ... dua tahun telah kita jalani bersama entah mengapa kini kau menjadi lain? Redup sudah kehangatan... setiap aku pulang kau marah melulu "Berapa mengapa cuma recehan?" katamu Takdir yang memisahkan... ku-pasrah atas semua keputusanmu cukup aku seorang yang kau sepelekan moga kelak semua hasratmu menjadi indah yang senantiasa mengiringi hari-harimu Mengapa dulu terjadi... cintamu padaku hanya sampai disini TUHAN-ku, kuatkan-lah ke dua kakiku? Hari langit yang biru... seakan bertutur kata padaku : "Terbanglah tinggi di langit nirwana karena cinta bukan penjara bagimu." Kau tergoda kekasih-ku... ku-berharap gula-gula cinta itu abadi bukan habis manis sepah terbuang dan biarlah aku yang mengalah. oleh: Amirullah, Lainungan,                 ...

94. AYAT CINTANYA (5)

Cinta... cinta kita ada kalanya luka yang sedang tertunda Cinta... boleh jadi kau mencintai dengan sepenuh hati akan tetapi dia biasa saja Dengan tinta... kita bisa mencintai dengan goresan sang pena menjaga dan berharap semoga tetap utuh Cinta... cinta mesti berkorban karena  bermain api akan terbakar Terimalah... bila dia ke lain hati mungkin saja kau dan dia tidak bergaris jodoh Cinta... begitulah cinta mencintai itu gampang yang sulit adalah di cintai oleh dia yang di cinta Bahasa cinta... dia tercipta bukan milikmu dan dia hadir mungkin untuk-mu Takdir cinta... akan ada gantinya dia tercipta untukmu dan bersamanya tanpa air mata Rencana TUHAN... tentu saja yang terbaik kepada hamba-NYA maka bersabarlah dan bersyukurlah kepada DIA. oleh: Amirullah, Lainungan,                 Sidenreng Rappang,           Sulawesi Selatan,           INDONESIA. ...

93. MENGAPA TUHAN? ( 10 )

Penghapus dosa... yang sedang terbaring sakit memohon kesembuhan dan ampunan ingin segera pulih berharap dapat segera ber-ibadah kepada TUHAN-nya Ada apa dengan kita... yang tengah sehat segar dan bugar malah se-enaknya tak peduli kepada-NYA? Begitulah hamba... kita Tukang lupa bisa juga sengaja pada kebanyakan pura-pura sakit ingatan menepis ragam nikmat-nikmat-NYA padahal kesehatan melebihi daripada gunung emas Wahai yang bertelinga... silahkan saja berbuat sesuka mau hatimu dan sungguh engkau akan mendapat balasan Sangat mudahnya kita... manusia telah jatuh dalam perangkap hingga meremehkan akan kehidupan akhirat Itu tipu daya dia... sungguh elok melek raut wajah dunia kita merajut menyulam yang sementara namun membuang kehidupan kekal abadi Manusia pertama... dia bernama Nabi Adam dan Nabi yang terakhir bernama Nabi Muhammad Satu Hadits Qudsi : ... "Barangsiapa yang mengenal dirinya niscaya mengenal ia akan TUHAN-nya." Wahai kenali-lah...

92. DI MANA TUHAN? (10)

Pintar adalah baik... tapi yang banyak dicari orang masih adakah orang yang baik? Muslim  muslimah... dengarkan dan pelajari Kitab-NYA atau berserikat-lah dengan mereka maka mendapat satu kebaikan yang satu menjadi sepuluh Kerancuan Agama... jauh lebih besar dan penting dari pada kerancuan urusan dunia Mengapa demikian? "Karena telah datang... bapak Zaman ragam ke-bid'ah-an maka milikilah hadits yang shahih." Yang bertakwa... surga menanti di sana maka jagalah yang ada di antara jenggot dan kumismu dan yang ada diantara ke dua kakimu ( Sabda Rasul ) Di mana TUHAN... engkau jumpai DIA di mana-mana namun tidak mesti di mana-mana? TUHAN dan engkau... bagaimana apa yang engkau lakoni dan bukan apa yang engkau ucapkan tutur kata nyaring bunyinya?. oleh: Amirullah, Lainungan,                    Sidenreng Rappang,                           ...

91. CINTA YANG LARA

Mayo habis terbakar... jalan-jalan lengang di setiap sudut bagai tak ada lagi tanda-tanda kehidupan Mayat-ku sungsang... tertimpa puing-puing gubuk yang usang ada kerinduan yang tercekik dibalik keragu-raguan Nyata dari kejauhan... kulihat mereka tertawa ber-iring jalan "Wahai tunggu tolong-lah aku," teriakan-ku Mereka tidak berpaling... mungkin tak mendengar panggilanku ku-senantiasa menanti cinta yang datang Ooo, cinta dimana... sungguh tega dan betapa kejamnya di kau mayat-ku terbakar menoleh pun kau tidak? Kota-ku sudah mati... mayat-mayat yang kaku dan gosong mereka berserakan dan bergelimpangan ada apa dan kenapa para wartawan jurnalis berkonsi pada menghilang? Ekh, sungguh heran... aku melihat diriku belum mati mayat itu berjuang bangkit dari kubur ia berjalan ter-huyung dan tertatih-tatih : "Aku mau pergi ke rumah sakit klinik Operasi Plastik," katanya Duhai, sesuatu yang datang... hujan deras tumpah mengguyur Kota-ku Alhamdu...

90. MENGAPA TUHAN? ( 9 )

Rezeki manusia... tidak-lah serba jor-joran cepat-lah tidur dan bangun subuh Tidak seharusnya... kita terlalu menganiaya diri karena pena tinta sudah terkunci Rezeki manusia... yang padanya mengandung berkah walau sejumput yang penting bahagia Dia akan pergi... bila seakan kita merampas-nya menjelma jadi petaka atau anu-anu Rezeki manusia... TUHAN-mu yang Maha mengatur mustahil nyasar-nyasaran arah-nya Dia datang... tepat pada keadaan yang baik hendaknya-lah kita selalu bersabar Rezeki manusia... ada pula yang di tangguh-kan kelak untuk kita di alam akhirat Tidak datang... bila hanya berpangku tangan kecuali hamba yang di kehendaki-NYA Kita tidak mampu... menyenangkan hati semua orang ALLAH-mu mencintai-mu tanpa syarat. oleh: Amirullah, Lainungan,                Sidenreng Rappang,                     Sulawesi Selatan,             ...

89. MENGENAL TUHAN (4)

TUHAN... ber-firman kepada manusia Diam... lakukan-lah bila itu yang baik Bukti... cinta-KU padamu darimu dan untuk-mu Baik... yang terinjak injak mengapa kau diam ? Ada apa... betapa besar cinta-KU padamu ? Sabar... maka kau sudah bersama dengan-KU Hikmah... dia-lah cahaya itu hingga nampak di hati Dimana... cintamu untuk-KU semua telah KU-berikan? Dia... AKU dan dia tiada selain diri-KU. oleh: Amirullah, Lainungan,               Sidenreng Rappang,                   Sulawesi Selatan,                           INDONESIA.

88. ADA APA DENGAN CINTA?

Benar... orang bilang kau cantik tapi sayang sungguh sayang kau yang memikulnya sendiri Andai saja... "Ekh, jangan jangan pernah bilang lagi." Begitulah... cara dia memalingkan-mu dari titah sejak mula pertama hingga kau dan aku harus terpisah Satu... kekurangan-mu kau tukang lupa bahwa diri-mu berharga Manis... kau cerdas mempesona walau kau berhiaskan dengan keangkuhan Ya, kau... itu-lah kau sehingga dirimu itu sangat ber-harga Tidak... kau tidak salah "Maafkan aku, ya!" Aku pergi... karena bukan aku yang mampu membuatmu hidup bahagia Kau lelah... masih panjang jalan yang menunggu. oleh: Amirullah,           Lainungan,           Sidenreng Rappang,           Sulawesi Selatan,           INDONESIA.        

87. MENGAPA TUHAN? (8)

Puisi-ku... ... dari keranjang si Rombeng suatu perjalanan yang amat panjang lalu berapa masa lagi aku harus menghitung hari? Ujian-ujian di awal... semoga lebih mudah di masa depan inilah resiko bagi yang Tukang khayal Keluhan... ... itu bukan bermakna aku hanya kebetulan senang membaca yang belajar otodidak untuk menulis tentang siapa yang mencari siapa dan tidak akan berubah nasib kaum kalau bukan TUHAN yang merubah-nya Bahagia itu... ... tidak harus jauh disana bahagia ada pada diri kita yang mau berdaya upaya dan bekerja keras meraihnya sendiri dan bahagia tidaklah di cari tetapi di ciptakan Tersenyumlah... ... dunia-pun turut tersenyum bila engkau bermain air sudah tentu akan basah dan main api kepanasan Terimalah... ... yang ter-jadi pada diri sebagai hasil buah ulah sendiri sebab dengan akibat-nya Kehidupan itu... ... tentu sebaiknya yang seimbang tidaklah harus mendongak dan takkan menjadi langit Dengarkan kata hatimu Yang bersyukur... ......

86. MENGAPA TUHAN? (7)

Memberi maaf-lah... memaafkan bukan bermakna berakhir melupakannya melenyapkan pengetahuan Yang ber-nama hasut... akan membakar amal-amal kebaikan sebagaimana api melahap dedaunan kering Engkau memaafkannya... solusi selesai antaramu dan antaranya dan TUHAN juga-lah hakim yang Maha adil Hanyalah doa-doa... yang dapat menolak takdir yang buruk semoga kita lebih dekat lagi kepada-NYA Jauhkan-lah diri kita... dari segala macam kejelekan dengan memberi tetapi tidak berusaha mengambil Mereka menyakiti-mu... sesungguhnya engkau tidak kehilangan bisa jadi jamu yang paling menyembuhkan Menjenguk saudara-mu... yang sedang tergolek amat kesakitan diturunkan bagimu rahmat yang deras Sungguh engkau merugi... bila bersibuk sendiri memperdulikan orang-orang yang telah menyakiti engkau. oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

85. SABDA CINTA (5)

Cinta Bunda-mu... lebih besar dari ayah-mu Bunda sahabat yang terbaik Tidak berdosa... di liburkan saat datang bulan tidak harus shalat dan berpuasa Serpihan surga... taruhan nyawa demi melahirkan bahkan mati dalam senyum bahagia Wahai lelaki... hormatilah para ibu dan wanita TUHAN-mu telah memuliakan mereka dalam surat An-Nisa pada Kitabullah Kasih Bunda... di sepanjang jalanmu dan kasih anak kadang hanya sepanjang galah Bukan ayahmu... hanya Bunda yang mengandung melahirkan dan menyusui anaknya Bunda berdo'a... karena dialah kita melihat dunia muliakan Bunda surga kan menanti Saking sakitnya... Bunda tak mampu menangis tatkala tengah berjuang melahirkan si Buah hati-nya. oleh: Amirullah, Lainungan,                       Sidenreng Rappang,                              Sulawesi Selatan,           ...