95. CINTA YANG HILANG
Apa lagi... ... dan bagai mana lagi bila sudah tak kau butuhkan? Dulu kau tahu... ... setelah itu kita menjalin kasih : "Bersama-sama kita bisa," katamu Hari yang bahagia... ... dua tahun telah kita jalani bersama entah mengapa kini kau menjadi lain? Redup sudah kehangatan... setiap aku pulang kau marah melulu "Berapa mengapa cuma recehan?" katamu Takdir yang memisahkan... ku-pasrah atas semua keputusanmu cukup aku seorang yang kau sepelekan moga kelak semua hasratmu menjadi indah yang senantiasa mengiringi hari-harimu Mengapa dulu terjadi... cintamu padaku hanya sampai disini TUHAN-ku, kuatkan-lah ke dua kakiku? Hari langit yang biru... seakan bertutur kata padaku : "Terbanglah tinggi di langit nirwana karena cinta bukan penjara bagimu." Kau tergoda kekasih-ku... ku-berharap gula-gula cinta itu abadi bukan habis manis sepah terbuang dan biarlah aku yang mengalah. oleh: Amirullah, Lainungan, ...