86. MENGAPA TUHAN? (7)

Memberi maaf-lah...
memaafkan bukan bermakna berakhir
melupakannya melenyapkan pengetahuan

Yang ber-nama hasut...
akan membakar amal-amal kebaikan
sebagaimana api melahap dedaunan kering

Engkau memaafkannya...
solusi selesai antaramu dan antaranya
dan TUHAN juga-lah hakim yang Maha adil

Hanyalah doa-doa...
yang dapat menolak takdir yang buruk
semoga kita lebih dekat lagi kepada-NYA

Jauhkan-lah diri kita...
dari segala macam kejelekan dengan
memberi tetapi tidak berusaha mengambil

Mereka menyakiti-mu...
sesungguhnya engkau tidak kehilangan
bisa jadi jamu yang paling menyembuhkan

Menjenguk saudara-mu...
yang sedang tergolek amat kesakitan
diturunkan bagimu rahmat yang deras

Sungguh engkau merugi...
bila bersibuk sendiri memperdulikan
orang-orang yang telah menyakiti engkau.

oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

8. AKSARA CINTA

152. SURAT CINTA PUAN KYAI ( 2 )

156. SYAKARA ENTREPRENEUR