17. DALAM DIAM
Sembilan bulan...
aku hidup engkau kandung
cinta-mu dan kasih sayang-mu
Dua tahun...
aku menetek A.S.I tubuhmu
tumbuh-lah kembang menjadi Tuan
Bunda...
karena doa-mu dalam diam :
"Semoga anakku tak seperti diriku."
Siapa aku...
aku ini bukan siapa-siapa
doa-doa Bunda-lah dalam diam?
Bunda...
jatuh bangun kering- kerontang
satu bahasa hanya bahasa tubuh
Bunda...
Sang pekerja keras tiada henti
dan Si penabuh ber-dendang sosial
Untuk siapa...
doa-doa Bunda-lah dalam diam
engkau titipkan aku kepada ALLAH?
Terimakasih, Ayah...
teringat peras keringat peluhmu
Sang pahlawan yang tak pandai berkuda
yang kaki tangannya telanjang bernanah
TUHAN-ku, Alhamdulillah...
ya ALLAH ampunilah salah dan dosanya
aku miliknya dan semua miliknya aku
bukan siapa-siapa, aamiin.
oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, INDONESIA.
aku hidup engkau kandung
cinta-mu dan kasih sayang-mu
Dua tahun...
aku menetek A.S.I tubuhmu
tumbuh-lah kembang menjadi Tuan
Bunda...
karena doa-mu dalam diam :
"Semoga anakku tak seperti diriku."
Siapa aku...
aku ini bukan siapa-siapa
doa-doa Bunda-lah dalam diam?
Bunda...
jatuh bangun kering- kerontang
satu bahasa hanya bahasa tubuh
Bunda...
Sang pekerja keras tiada henti
dan Si penabuh ber-dendang sosial
Untuk siapa...
doa-doa Bunda-lah dalam diam
engkau titipkan aku kepada ALLAH?
Terimakasih, Ayah...
teringat peras keringat peluhmu
Sang pahlawan yang tak pandai berkuda
yang kaki tangannya telanjang bernanah
TUHAN-ku, Alhamdulillah...
ya ALLAH ampunilah salah dan dosanya
aku miliknya dan semua miliknya aku
bukan siapa-siapa, aamiin.
oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, INDONESIA.
Komentar
Posting Komentar