6. HARGAMU MAHAL
Selalu hadir...
kapan pun dan dimana pun kita
musuh yang abadi yang selalu mengikuti
Buah pucuk bisa jatuh...
buah muda pun ada yang jatuh
buah kering memang sudah sepantasnya
Belum ada kekuatan...
yang mampu menghadang mereka
detik-detik senantiasa melaju kencang
Apa yang kita tunggu...
akan kehilangan seratus persen
bila kita tak memulainya sekarang?
Tahun menuju tahun...
yang hitam sudah menjadi putih
namun tidak sedikit pandai bermain
Detik-detik itu...
maka engkau menyayangi mereka
laksana mencintai diri sendiri
sebelum mereka menghabisi kita
Engkau tidak hina...
tak seorangpun bisa merendahkanmu
kecuali oleh yang bernama engkau.
oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang.
kapan pun dan dimana pun kita
musuh yang abadi yang selalu mengikuti
Buah pucuk bisa jatuh...
buah muda pun ada yang jatuh
buah kering memang sudah sepantasnya
Belum ada kekuatan...
yang mampu menghadang mereka
detik-detik senantiasa melaju kencang
Apa yang kita tunggu...
akan kehilangan seratus persen
bila kita tak memulainya sekarang?
Tahun menuju tahun...
yang hitam sudah menjadi putih
namun tidak sedikit pandai bermain
Detik-detik itu...
maka engkau menyayangi mereka
laksana mencintai diri sendiri
sebelum mereka menghabisi kita
Engkau tidak hina...
tak seorangpun bisa merendahkanmu
kecuali oleh yang bernama engkau.
oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang.
Komentar
Posting Komentar