153. SEUMPAMA, SIAPA TRAGEDI?
Ini mah...
ujaran teramat emas
seakan jarum menonjok mata
telah renggut ratusan jiwa anak
dan saudara saudara kita
Penting pratinjau
dari para Raja pemangku sabda
kalau boleh dibuatkan payung
hukum dari masing masing
bukunya gratis donk
Sok ngatur! Tidak juga
kan cuma duga duga berarti seakan
dan ditolak juga tak masalah
"Terjadi kerusakan dimuka bumi
akibat tangan tangan manusia," katanya
Siapa juga...
yang datang mau jadi korban
baik dia pemain atau suporter
pun pengamanan dan penyelenggara
sekira, ingin baik baik saja?
Apa pitutur Puan Kyai...?
( wah, puan Kyai lagi bosan akh )
"Semua kita tanpa kecuali
dalam tiap aspek dan aktivitasnya
di ingatkan mesti senantiasa
membawa agama."
Lha, Puan...
bagaimana nih kalau misalnya
belum punya agama yang utuh
umpama secuil saja?
Nah, begini ini jadinya, kali
menolak lupa menjadi utuh
lalu apa coba? Manusia sok TUHAN
Semoga husnul khatimah
aamiin ya rabbal alamin
WALLAHU A'LAM BISHAWAB.
Penulis : Amirullah, Lainungan,
Sidenreng Rappang,
Sulawesi Selatan.
Komentar
Posting Komentar