125. RIRATU KAYANGAN
Entah mengapa...
manis manisnya berubah asem
mungkin cinta bertepuk sebelah?
Senyap diri...
kecewa lara karena Dia
ai ai, sebab itulah mengapa
dunia seakan milikku
"Siapa percaya?", katamu
Mimpi-ku...
kok bisa persis kenyataan
cinta tinggal mimpi
Kamu satu...
memang candu 'masih' selalu
tak apalah walau
sekadar fiksi
Cinta 'bersungut'...
ada ada saja istilah tetangga
mengapa bukan cinta bersemayam?
Bidadari-ku...
namanya 'Raraiklima' elok jelita
kata-ku 'bukan' kata Dia
Chat masuk...
" Aku princess-mu 'masih' ingat?"
Alhamdulillah, ternyata aku belum mati.
Penulis : Amirullah, Lainungan,
Sidenreng Rappang,
Sulawesi Selatan.
Komentar
Posting Komentar