104. DENDAM DAN CINTA (2)

Tidak... ...
kau tidak salah
tidurlah lebih awal
di pagi dini segar
dan bugar

Ada rindu...
bak selaksa gunung
tapi biar aku saja
yang memikul

Kecewa... ...
yang terjadi kini
di masa-masa datang
semoga tak lagi kau
temukan

Cinta... ...
titah sang pena
jangan pernah kau
membunuh
cinta

Wahai... ...
izinkan ku-mencinta
walau hanya bertepuk
se-belah tangan

Biar-lah... ...
kan ku-bawa pergi jauh
takdir cinta-ku ini

Cinta... ...
bila masih ada senja
maka pastikanlah di kau
bahwa saat-ku sudah
berakhir

Dari-ku... ...
sang pencinta
semoga kau bahagia
selalu... aamiin.

oleh: Amirullah, Lainungan,
          Sidenreng Rappang,
          Sulawesi Selatan,
          INDONESIA.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

8. AKSARA CINTA

152. SURAT CINTA PUAN KYAI ( 2 )

156. SYAKARA ENTREPRENEUR