87. MENGAPA TUHAN? (8)
Puisi-ku... ...
dari keranjang si Rombeng
suatu perjalanan yang amat panjang
lalu berapa masa lagi aku harus
menghitung hari?
Ujian-ujian di awal...
semoga lebih mudah di masa depan
inilah resiko bagi yang Tukang
dari keranjang si Rombeng
suatu perjalanan yang amat panjang
lalu berapa masa lagi aku harus
menghitung hari?
Ujian-ujian di awal...
semoga lebih mudah di masa depan
inilah resiko bagi yang Tukang
khayal
Keluhan... ...
itu bukan bermakna aku
hanya kebetulan senang membaca
yang belajar otodidak untuk menulis
tentang siapa yang mencari siapa dan
tidak akan berubah nasib kaum kalau
bukan TUHAN yang merubah-nya
Bahagia itu... ...
tidak harus jauh disana
bahagia ada pada diri kita
yang mau berdaya upaya dan
bekerja keras meraihnya sendiri
dan bahagia tidaklah di cari
tetapi di ciptakan
Tersenyumlah... ...
dunia-pun turut tersenyum
bila engkau bermain air sudah
tentu akan basah dan main
api kepanasan
Terimalah... ...
yang ter-jadi pada diri
sebagai hasil buah ulah sendiri
sebab dengan akibat-nya
Kehidupan itu... ...
tentu sebaiknya yang seimbang
tidaklah harus mendongak dan
Keluhan... ...
itu bukan bermakna aku
hanya kebetulan senang membaca
yang belajar otodidak untuk menulis
tentang siapa yang mencari siapa dan
tidak akan berubah nasib kaum kalau
bukan TUHAN yang merubah-nya
Bahagia itu... ...
tidak harus jauh disana
bahagia ada pada diri kita
yang mau berdaya upaya dan
bekerja keras meraihnya sendiri
dan bahagia tidaklah di cari
tetapi di ciptakan
Tersenyumlah... ...
dunia-pun turut tersenyum
bila engkau bermain air sudah
tentu akan basah dan main
api kepanasan
Terimalah... ...
yang ter-jadi pada diri
sebagai hasil buah ulah sendiri
sebab dengan akibat-nya
Kehidupan itu... ...
tentu sebaiknya yang seimbang
tidaklah harus mendongak dan
takkan menjadi langit
Dengarkan kata hatimu
Yang bersyukur... ...
tentu akan melihat kebawah
dari tanah-lah kita berasal
akan kembali ke tanah
Senang-nya disini...
dan sakitnya juga disini
engkau adalah sakitnya dan
engkau juga sebagai obatnya
Alhamdulillah...
(Segala puji tertuju kepada-NYA)
TUHAN seluruh alam.
oleh: Amirullah, Lainungan,
Sidenreng Rappang,
Sulawesi Selatan,
INDONESIA.
Dengarkan kata hatimu
Yang bersyukur... ...
tentu akan melihat kebawah
dari tanah-lah kita berasal
akan kembali ke tanah
Senang-nya disini...
dan sakitnya juga disini
engkau adalah sakitnya dan
engkau juga sebagai obatnya
Alhamdulillah...
(Segala puji tertuju kepada-NYA)
TUHAN seluruh alam.
oleh: Amirullah, Lainungan,
Sidenreng Rappang,
Sulawesi Selatan,
INDONESIA.
Mau edit dulu
BalasHapus