82. DI MANA TUHAN? (8)

Ada yang tidak menyukai...
tatkala engkau tengah bertumbuh kembang
penomena yang lumrah dalam kehidupan
engkau bertahan terus mengalah dan bersabar

Sudah menjadi asal muasal...
ter-lahirkan dari rahim ibu pekerja keras
dan tak pernah mengenal kata menyerah:
"Untuk apa kita berkeluh-kesah bila
sang takdir sudah menetapkannya."

Bersabar menjalani rutinitas...
hatinya menjadi lega dan selalu bersyukur
asal-kan dia tidak tercabut dari sang akar
atau api yang datang menghanguskan

Dia sudah mengajarkan kepadaku...
hal bagaimana menjalani kehidupan dan
dia enggan menjadi sebentuk pohon benalu
yang tega membunuh penolong-nya

Di rendahkan dicaci maki...
banyak yang membenci dan memusuhi
tetapi dia tidak pernah menghiraukannya
terinjak di ludahi dan di kencingi pun
dia tidak pernah marah sekali-pun

Suatu potret bangunan bisnis...
dan sebuah filsafat kehidupan yang bijak
tentang bagaimana cara meraih menang
yang dia pertontonkan di depan mata

Ispirasi yang menakjubkan...
yang TUHAN kirimkan kepada-ku
baca-lah ayat ayat alam semesta

Dia-lah sebatang rumput yang liar...
selalu menjalar walau termutilasi ulang
namun dia tetap sukses membangun dan
berhasil menciptakan beberapa cabang  jaringan baru yang kian berkembang 

ALLAH Ta'ala...
( ALLAH Yang Maha Tinggi )
dan ALLAH Maha Pemberi petunjuk
dan DIA Maha mengajari hamba-NYA.

oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, INDONESIA.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

8. AKSARA CINTA

152. SURAT CINTA PUAN KYAI ( 2 )

156. SYAKARA ENTREPRENEUR