64. TRAGEDI CINTA
Lara...
dan pilu
dia ke-lain hati
Bukan-kah...
telah ku-yakin
tentang ayat-ayat
cinta?
Dedaunan...
yang terhempas jauh
tak pernah marah
pada angin
Ku-tak bisa...
bila dia tiada di sisi
dan dia adalah hidupku
Tidak...
bak laut menerjang
ku-bukan gelombang
TUHAN-ku...
mengapa aku lunglai
mudah jatuh dan
terkapar?
Kata gurunya :
"Sudahlah...
TUHAN-mu yang
menghendaki kau
tetap di sini."
Menangis...
dia menangis
tersiar kabar berita
tentang kapal Arjuna
yang tengah karam tak sisa.
oleh: Amirullah, Lainungan,
Sidenreng Rappang,
Sulawesi Selatan.
dan pilu
dia ke-lain hati
Bukan-kah...
telah ku-yakin
tentang ayat-ayat
cinta?
Dedaunan...
yang terhempas jauh
tak pernah marah
pada angin
Ku-tak bisa...
bila dia tiada di sisi
dan dia adalah hidupku
Tidak...
bak laut menerjang
ku-bukan gelombang
TUHAN-ku...
mengapa aku lunglai
mudah jatuh dan
terkapar?
Kata gurunya :
"Sudahlah...
TUHAN-mu yang
menghendaki kau
tetap di sini."
Menangis...
dia menangis
tersiar kabar berita
tentang kapal Arjuna
yang tengah karam tak sisa.
oleh: Amirullah, Lainungan,
Sidenreng Rappang,
Sulawesi Selatan.
Komentar
Posting Komentar