74. SIAPA TUHAN? (7)

Menjadi gunung yang tinggi...
tidak mengapa bukit kecil yang cantik
atau jalan yang setapak berkelok indah
sebuah gazebo di tengah lembah danau

Terdapat suatu hikmah...
di balik segala kejadian yang ada
hikmah adalah sesuatu yang tercecer
maka ambillah hikmah itu walau dari
seorang hitam yang hina-dina

Hukum alam pasti adanya...
dan tidak semua hasrat bisa tergapai
kehidupan hamba sesuatu yang mutlak
bukan untuk memilih tetapi di pilih-kan

Bukan insan yang memilih...
di sana mereka terlahir budak kerdil
bukan kehendak nyamuk di mulut cicak
tiada daya dan upaya kecuali TUHAN-mu

Andai dulu kala diserahi pilihan...
tak seorang-pun ingin lahir pecundang
sudah pasti memilih rahim seorang Ratu

Musnah semua kesombongan...
apabila telah mengenal siapa diri-nya
dan juga mengenal siapa TUHAN-nya

Segala sesuatu karena takdir...
maka seutama-utama suatu kaum
mereka ber-zuhud dan ber-tawadhu

Tak terelakkan oleh kita...
sekilo beras merah yang ada di rumah
di angkut dari suatu desa yang nun jauh

Jauh sebelum kita membeli...
padi itu di semai seorang kakek renta
lalu ditanam dan dirawat oleh anaknya
bersama dengan cucu-cicitnya
siapa yang mengatur?

Sulit kita menghitung...
beratus sesuatu yang ikut terlibat
dalam suatu proses demi kehidupan.

oleh: Amirullah, Lainungan,
                  Sidenreng Rappang,
                         Sulawesi Selatan,
                                    INDONESIA.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

8. AKSARA CINTA

152. SURAT CINTA PUAN KYAI ( 2 )

156. SYAKARA ENTREPRENEUR