78. ASA DAN DO'A
Cinta untuk-mu
hanya laksana api
pada kayu jadi debu
Kau minta padaku
tentang banyak anak
oh, kita lihat saja nanti
Cinta kita...
seadanya kau dan aku
setelah-nya akan tiada
Itulah cinta...
cinta kau dan aku
dan cinta semua insan
Anak-anak kita...
bak pertama elok jelita
semua tergantung takdir
namun kita mesti berdoa
Akulah api kayu
dan kaulah api kayu
yang dari debu jadi debu
Hidup hanya kenangan...
yang kemarin di mana kuburnya
dan yang hari ini menuju jenazah
esok-pun akan meninggalkan kita?
Hidup hanya kenangan
yang ada pasti akan berlalu
menanti cinta yang datang
semoga yang di sana
bahagia di dalam surga
TUHAN, kabulkan-lah...
bimbinglah anak-anak kami
menjadi hamba-MU yang
saleh dan salehah, aamiin.
oleh: Amirullah, Lainungan,
Sidenreng Rappang,
Sulawesi Selatan,
INDONESIA.
hanya laksana api
pada kayu jadi debu
Kau minta padaku
tentang banyak anak
oh, kita lihat saja nanti
Cinta kita...
seadanya kau dan aku
setelah-nya akan tiada
Itulah cinta...
cinta kau dan aku
dan cinta semua insan
Anak-anak kita...
bak pertama elok jelita
semua tergantung takdir
namun kita mesti berdoa
Akulah api kayu
dan kaulah api kayu
yang dari debu jadi debu
Hidup hanya kenangan...
yang kemarin di mana kuburnya
dan yang hari ini menuju jenazah
esok-pun akan meninggalkan kita?
Hidup hanya kenangan
yang ada pasti akan berlalu
menanti cinta yang datang
semoga yang di sana
bahagia di dalam surga
TUHAN, kabulkan-lah...
bimbinglah anak-anak kami
menjadi hamba-MU yang
saleh dan salehah, aamiin.
oleh: Amirullah, Lainungan,
Sidenreng Rappang,
Sulawesi Selatan,
INDONESIA.
Komentar
Posting Komentar