52. SABDA CINTA (3)
Tangisan air mata... ...
masih selalu datang menghampiri
bila ku-sedang terkenang kepada dia
Andai di ibaratkan... ...
dia adalah air penyiram tumbuhan
dan aku sendirilah bagai tanamannya
Itulah diri aku... ...
yang bayang-nya mengikuti padahal
telah lama meninggalkan-ku selamanya
Sungguh kebaikan dia-lah...
maka insan bisa melihat keindahan
tak pernah salah Bunda mengandung
Tatkala rindu melilit... ...
hanya doa-doalah yang aku panjatkan
sebagai obat penawar pilu pedih - perih
Bayang masa kecil... ...
dia yang merawat-menjaga-dan melayani
tumbuh kembang karena kasih sayang-nya
Bahagialah di surga Bunda...
andai terdapat suatu jalan yang dilalui
Bunda bisa hidup kembali aku akan mati
TUHAN-ku, hamba bermohon
ampuni segala salah dan dosa-dosanya
dan curahkan kasih dan cinta-MU, aamiin.
oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, INDONESIA.
masih selalu datang menghampiri
bila ku-sedang terkenang kepada dia
Andai di ibaratkan... ...
dia adalah air penyiram tumbuhan
dan aku sendirilah bagai tanamannya
Itulah diri aku... ...
yang bayang-nya mengikuti padahal
telah lama meninggalkan-ku selamanya
Sungguh kebaikan dia-lah...
maka insan bisa melihat keindahan
tak pernah salah Bunda mengandung
Tatkala rindu melilit... ...
hanya doa-doalah yang aku panjatkan
sebagai obat penawar pilu pedih - perih
Bayang masa kecil... ...
dia yang merawat-menjaga-dan melayani
tumbuh kembang karena kasih sayang-nya
Bahagialah di surga Bunda...
andai terdapat suatu jalan yang dilalui
Bunda bisa hidup kembali aku akan mati
TUHAN-ku, hamba bermohon
ampuni segala salah dan dosa-dosanya
dan curahkan kasih dan cinta-MU, aamiin.
oleh: Amirullah, Lainungan, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, INDONESIA.
Komentar
Posting Komentar